Penjajah Cantik

Untuk memulai menulis, aku harus memiliki segundang informasi agar dapat kutuangkan dalam tulisan, banyak informasi yang sudah aku kumpulkan, tapi waktu ku yang tidak terlalu banyak menjadi alasan mengapa aku tidak menulis dulu, seorang penjajah menginginkan aku segera menulis, aku di jajah…,hehe

Namun ia bukan penjajah biasa, ia penjajah cantik yang siapapun akan rela di jajah olehnya, “penjajahan dimuka bumi ini harus segera dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan”, kalimat itu hampir sama dengan kalimat “punguk merindukan bulan”, dimana kalimat yang sudah lama ditetapkan namun untuk saat ini aku ingin merubah semuanya, seperti punguk yang kini tidak lagi hanya merindukan bulan, punguk pun dapat memiliki bulan, bukan hal mustahil untuk Allah, begitu juga dengan penjajah, untuk saat ini aku ingin penjajahan itu tidak dihapuskan karena sangat sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan.

Mengapa begitu? karena ia yang menjajahku memiliki posisi penting dalam hidup ku, bukan menjajah tapi hanya ingin melihat kepatuhan dan rasa menghargai, tidak seperti penjajah pada umumnya, namun ketika jajahan itu kita senangi maka kita tidak ingin penjajah itu tidak lagi menjajah kita, bahkan kita ingin jajahan itu terus ada dan menjajahku setiap harinya, tentunya jajahan dengan senyuman, karena aku ingin setelah aku dijajah maka aku akan melihat senyuman indah darinya, tidak berarti sama sekali jajahan yang dilakukannya, semuanya tidak terlihat setelah aku melihat senyuman nya indah melihat penghargaan yang aku berikan, karena aku begitu menghargainya, sebagai seorang teman, sahabat, adik, kakak, keluarga, atau mungkin juga lebih dari itu kelak…

Terimakasih telah menjajah ku…

Ntah mengapa, setiap sesuatu hal ada saja julukan yang kami berikan dan itu bertahan lama, kami menggunakan istilah itu bersama-sama sampai nanti muncul istilah baru yang lebih hangat untuk dibincangkan, tidak ada habis-habisnya.

Karenan dengan istilah-istilah seperti itu, kami merasakan bahwa hanya kami berdua yang memiliki kalimat istilah itu, kami pemiliknya, kami yang menciptakan kalimat itu dan kami juga yang menggunakannya, jika aku ingin memaknainya berlebihan, bisa kukatakan bahwa seluruh isi bumi ini, hanya kami berdua saja yang menggunakan istilah itu, karena hanya kami yang mengerti arti dari sebuah jajahan..

Malam tadi ia kembali menjajah ku dengan ancaman tidak ingin berkomunikasi ala maya jika aku tidak menulis, bahkan bukan satu tulisan tapi dua sekaligus, tapi apa yang kamu lihat sekarang, aku tidak menulis dua tulisan, tapi lebih…, aku menulis tiga tulisan sekaligus, karena ingin kusampaikan pada penjajah cantik itu bahwa aku memiliki lebih banyak dari apa yang ia inginkan, begitu.

“TUNGGU PEMBALASAN KU PENJAJAH….!!!!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s